Menghadapi cuaca dingin dan lembap dapat mempengaruhi daya tahan tubuh kita. Selain menjaga kehangatan dengan pakaian dan tempat yang hangat, mengonsumsi minuman herbal hangat dapat menjadi pilihan yang tepat.
Minuman herbal yang terbuat dari bahan alami seperti jahe, kunyit, kayu manis, dan rempah lainnya memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba yang dapat membantu memperkuat sistem imun serta menjaga tubuh tetap hangat.
Membuat minuman herbal sendiri di rumah tidaklah sulit. Selain mudah dibuat, minuman herbal bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh serta menghangatkan badan. Berikut adalah 5 resep minuman herbal yang cocok dikonsumsi saat cuaca dingin:
1. Wedang Jahe Kunyit
Wedang jahe kunyit adalah minuman yang sudah dikenal luas di Indonesia. Kombinasi jahe dan kunyit memberikan rasa hangat serta kaya akan antioksidan. Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat, sedangkan kunyit mengandung kurkumin yang membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Bahan:
2 ruas jahe, memarkan
1 ruas kunyit, memarkan
500 ml air
Madu secukupnya (opsional)
Jeruk nipis atau lemon (opsional)
Cara Membuat:
Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan jahe dan kunyit yang sudah dimemarkan.
Biarkan mendidih selama 10-15 menit hingga air berubah warna.
Angkat dan saring, tambahkan madu serta perasan jeruk nipis sesuai selera.
Sajikan dalam keadaan hangat.
Artikel ini telah tayang sebelumnya di satuindonesia.co.id dengan judul “5 Resep Minuman Herbal yang Cocok Diminum Saat Cuaca Dingin”
2. Teh Serai dan Kayu Manis
Teh serai dan kayu manis memiliki aroma yang harum dan dapat membantu meningkatkan suasana hati serta melancarkan pernapasan. Serai memiliki sifat antibakteri dan antioksidan, sedangkan kayu manis terkenal dengan kandungan antiinflamasinya yang membantu meredakan radang pada saluran pernapasan.
Bahan:
1 batang serai, memarkan
1 batang kayu manis
500 ml air
Madu atau gula aren secukupnya
Cara Membuat:
Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan serai dan kayu manis.
Masak dengan api kecil selama 10 menit hingga aroma serai dan kayu manis menyatu.
Saring minuman, tambahkan madu atau gula aren sesuai selera.
Nikmati selagi hangat.
3. Bandrek
Bandrek adalah minuman tradisional khas Sunda yang mengandung jahe, kayu manis, dan rempah-rempah lain yang menghangatkan tubuh. Bandrek sangat populer di musim hujan karena memberikan efek hangat yang cukup lama dan menenangkan.
Bahan:
2 ruas jahe, memarkan
1 batang kayu manis
3 butir cengkeh
500 ml air
Gula merah secukupnya
Santan (opsional)
Cara Membuat:
Rebus air bersama jahe, kayu manis, cengkeh, dan gula merah hingga mendidih.
Biarkan selama 10-15 menit agar rempah-rempah tercampur dengan baik.
Tambahkan santan jika ingin rasa yang lebih creamy.
Angkat dan sajikan dalam keadaan hangat.
4. Teh Kunyit Asam
Teh kunyit asam adalah minuman sehat yang terkenal dengan efek detoksifikasi dan antioksidannya. Kunyit membantu melawan infeksi, sedangkan asam jawa memberikan rasa segar dan berperan dalam meningkatkan metabolisme tubuh.
Bahan:
1 ruas kunyit, parut atau memarkan
1 sdt asam jawa
500 ml air
Gula aren secukupnya
Cara Membuat:
Rebus air hingga mendidih, lalu tambahkan kunyit dan asam jawa.
Masukkan gula aren sesuai selera dan masak hingga gula larut.
Saring minuman, lalu sajikan selagi hangat.
5. Sari Temulawak dan Madu
Temulawak adalah salah satu bahan herbal yang kaya akan kurkumin dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kombinasi temulawak dan madu menghasilkan minuman yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga memberikan efek hangat pada tubuh.
Bahan:
1 ruas temulawak, parut atau memarkan
500 ml air
Madu secukupnya
Cara Membuat:
Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan temulawak.
Biarkan mendidih selama 10 menit hingga air berubah warna.**